Blog-nya Cita

Untaian kata menuju cita

ade beranjak “gede”

aliyah Zahra lathifa itu puteri pertama saya…..takterasa waktu berjalan dgn cepat(padahal waktu adalah sesuatu yg konstan ya ….). Akhir2 ini anakku sering bilang kalodiaga maudi bilang ade,dia mau dibilang “teteh/kaka” ga tau kenapa (jangan2 ada yg ngasih isyu ni…). Terlepas dari semua itu, anakku memang beranjak”gede” meski belum genap 4 tahun, hah tapi rasanya kayak baru kemarin saya ngelahirin dia via caesar. Masih terbayang matanya yg sipit,kepalanya “besar, tangannya yg kecil mengepal,hah sebuah peristiwa yg menakjubkan dalam hidupku “I Have a Baby”,saat dimana jiwa keibuanku muncul tanpa diundang.

Tiba2 sekarang anakku sudah sangat cerewet,sudah bisa protes, negosiasi, kasih ide….dll,aih tumbuh dengan sehat alhamdulillah dibandingkan dengan “anak2ku di R.Terapi sana”. Ya robbi, terimakasih tak terhingga telah Kau berikan penyejuk mata dalam hidupku. hah rasanya menyesal tak terhingga bila ingat kalo saya “marahin”dia karna kelelahanku ditengah  capenya menjalankan rutinitas keseharianku. betapa tak adilnya ya de’ bunda ini.. maafin bunda ya,mudah2an bunda taktermasuk ibu yg durhaka pada anaknya karna takmenunaikan hak anak secara patut

July 16, 2008 Posted by citamelani | Tentang Cita | | No Comments Yet

sebuah renungan diri

Seribu keinginan takpernah ada habisnya diinginkan……selalu tak merasa puas, konyol memang. Makhluk Allah S.W.T yang senantiasa lupa akan rasa mensyukuri, ini adalah penting. Mau sampai kapan begini?? tidakah waktu mengejarmu, suatu kehidupan abadi memantimu, tidakkah kau menginginkannya? ataukah kamu takut dan ingin lari daripadanya…. haha takkan bisa.

Bosan, aku benar2 bosan dengan semuanya sementara tugas suci menuntutku utk cepat2 menghasilkan karya…bukan untuk siapa2, tapi untuk diriku sendiri sebagai jalan keselamatan, jalan dari komitmen yang telah aku buat. ya Robbi warna-warni yg tampak indah itu merayuku sedemikian rupa….aku lemah?atau melemahkan diriku sendiri? kemana potensi itu….pergi seiring warna-warni berhasil merayuku? Ya Robbi aku telah menindas diriku sendiri, aku mengubur tanpa sadar potensi dan karunia itu. Cari…aku mesti mencarinya!!

Mencari dalam keadaan lumpuh rasanya berat….tapi harus, meski dengan menyeret kaki ku ini. detik itu kian berlari, sementara aku masih berjibaku seperti ini….Tolong ya robbi, aku tidak mau seperti ini, aku mau berjalan ke arah ITU, atau kalau perlu berlari dalam kelumpuhanku ini. Can I do it?

June 11, 2008 Posted by citamelani | religius | | No Comments Yet

Anakku Tersayang

ade alya di depan rumah

June 9, 2008 Posted by citamelani | Tentang Cita | | No Comments Yet

My Friends at Cipaku

Ini acara foto2 waktu  bulan mei 2008, perpisahan sama anak-anak magang di surabaya. Ada 2 orang yg bukan terapis di cipaku. hehe saya yg pake kerudung merah….(btw, kita bukan abg lho, tapi koq tampak abg ya :) , maklum kerja nya main sama anak-anak tiap hari N’ mungkin juga kitanya yang kecentilan, maap2 ya.. )

June 9, 2008 Posted by citamelani | Tentang Cita | | No Comments Yet

My Family

Ini adalah foto waktu saya diwisuda di Unpad, anak saya baru berumur 2 tahun. Kalo ga ada momen2 penting, kita jarang banget di foto bareng. Kalaupun ada, cukup disimpan di komputer (jaman canggih sekarang mah ya, ga perlu album foto lagi hehe)

June 7, 2008 Posted by citamelani | Tentang Cita | | No Comments Yet

Sensory Integration part 2

punten ni saya coba menulis campur2 dengan B.Inggris ya, biar ga mengurangi esensi ilmu nya. Buku sumber utama tulisan ini adalah “Sensory Integration and The Child” by A. Jean Ayres, Ph.D

Sensory Integration is the organization of sensation for use. Our sense give us information about the physical conditions of our body and the environment aruond us. Sensations flow into the brain like streams flowing into a lake. Countless bits of sensory information enter our brain at every moment, not only from our eyes and ears but from every place in our body. We have a special sense that detects the pull of gravity and the movements of our body in relation to the earth.

jadi, bisa disimpulkan :

  • Sensory Integration IS an Unconscious process of the brain (occurs without us thinking about it-like breathing)
  • Organizes information detected by one’ senses (taste, sight, hearing, touch, smell, movement, gravity, and position)
  • Gives meaning to what is experienced by sifting through all the information and selecting what to focus on (such as listening to a teacher and ignoring the noise of outside traffic)
  • Allows us to act or respond to the situation we are experiencing in a purposeful manner (known as an adaptive response)
  • Form the underlying foundation for academic learning and social behavior)

Input-Input sensorik, biar gampang diingat, kita katakan gang sensory, diantaranya :

TAKTIL lokasinya terdapat pada kulit dan sebagian dari selaput lendir ,fungsinya meneruskan informasi seperti rabaan halus, tekanan kuat, kasar, halus, tajam, tumpul, panas, dingin, dan rasa nyeri. bagi orang yg peka, raba halus cenderung merangsang. Tekanan kuat (deep-touch pressure), pada umumnya menenangkan. Input ini tujuannya adalah untuk diskriminasi dan proteksi. kemampuan diskriminasi mempunyai peranan  yang penting dalam merencanakan gerakan motorik yang tepat terhadap lingkungan dan dalam memanipulasi benda-benda sekitar.
Proprioseptif,lokasinya terdapat dalam otot dan persendian. Diaktifkan oleh kontraksi dan gerak otot. Fungsinya meneruskan informasi dari bagian-bagian tubuh dan bagaimana bagimana bagian yang bersangkutan bergerak. Input proprioseptif cenderung bersifat terapeutik (memeperbaiki kinerja otak). Otot-otot dan persendian adalah reseptor pada input ini, dimana resptor2 tersebut akan memberikan input pada syaraf pusat bila otot-otot bekerja.

Kontribusi penting yang diberikan oleh input ini adalah :

  • Orientasi tubuh dalam ruang dan hubungannya antara bagian-bagian tubuh
  • kecepatan dan waktu bari berbagai gerakan tubuh (timing bergerak)
  • tenaga yang dikeluarkan oleh otot-otot
  • Berapa kekuatan dan kecepatan peregangan otot pada suatu aktivitas

Indra proprioseptif termasuk ke dalam indra dasar, pada umunya informasi yang disampaikan oleh indra ini ke otak, pengolahan dan persepsinya kurang kita sadari, lebih banyak terjadi secara  secara otomatis. Kontribusi lainnya yang penting dari input ini adalah :

  • Perkembangan persepsi tubuh (skema tubuh) yaitu kesadaran otomatis mengenai tubuh dan bagian-bagiannya, bagaimana hubungannya satu sama lain, dan bagaimana bagian-bagian ini bergerak dalam ruang.
  • Kemampuan praksis, yaitu merencanakan, mengorganisasikan, juga mempelajari dan mengingat gerakan-gerakan motorik. Komponen praksis yang penting adalah : ideation, dan motor planning.

Ideation adalah kemampuan untuk membuat konsep untuk bertindak bila menghadapi situasi          tertentu, dan memikirkan apa yang harus dilakukan. Ideation ini kemudian diikuti oleh motor planning yaitu mengatur rencana bagaimana runtutan motorik dalam melaksanakan konsep tersebut.

Elemen yang penting dari motor planning adalah sequencing, yaitu kemampuan untuk mengurutkan dengan tepat serangkaian gerakan yang diperlikan untuk melakukan suatu tugas. Contohnya : Bila memakai kemeja, mula-mula kita memasukan satu lengan ke lengan  baju yang bersangkutan, lalu lengan satu lagi, lalu dirapikan tengah kemeja ke tengan badan, lalu di kancingkan. Semua itu perlu urutan tertentu. Anak dengan gangguan ini memerlukan latihan yang lebih  lama utk menguasai keterampilan ini. Anak yang tidak bisa bercerita secara runtut, ide nya loncat-loncat, juga termasuk anak dengan gangguan input proprioseptif.

Vestibuler,terletak dalam telinga tengah. Input ini adalah salah satu sistem sensorik yang telah cukup matang dari sejak bayi. Mengayunkan bayi dengan gerakan lambat dan berirama mempunyai efek menenangkan, sebaliknya ayunan yang cepat dan tidak beraturan akan membangkitkan aktivitas bayi. Input ini mempunyai peranan penting dalam :

  • pengaturan tonus dan koordinasi otot-otot rangka
  • keseimbangan
  • kontol gerakan mata yang berhubungan dengan gerakan kepala
  • Mengatur tingkat aruosal dan perhatian/rentang atensi (arousal=keterbangkitan/mesin badan)
  • Mengatur emosi

Bila otak dapat mengolah input ini dengan baik, kita jadi sadar ke arah mana kita bergerak, apakah kita bergerak tegak atau miring dan secara tidak sadar otot-otot tubuh diatur agar ketegangannya sesuai dengan tugas yang sedang kita kerjakan. Misalnya : anak dengan gannguan vestibuler, biasanya sulit mempertahankan tubuh dengan baik ketika belajar di kelas. Badannya loyo, susah utk duduk tegang, menyandarkan kepala ke meja akibatnya atensi belajar terganggu. Bisa juga dengan penampakan anak yg tidak bisa duduk diam, kerjanya jalan-jalan, sibuk lihat aktivitas teman, akibatnya belajarnya juga terganggu. Bisa juga anak yg “muter”, bergerak terus tanpa tujuan yang jelas (biasanya ini sering kita lihat di sekolah TK).

Penerimaan dan pengolahan ke tiga input sensorik ini terutama terjadi di batang otak dan thalamus. Penelitian DR.AYRES menunjukan bahwa pemberian input sensorik primitif ini secara KHUSUS, sehingga dapat menimbulkan reaksi yang adaptif/tepat, akan mem[perbaiki fungsi batang otak dan thalamus.

Fungsi batang otak dan thalamus :

  • Integrasi input-input sensorik sebelum dilanjutkan ke kulit otak
  • mengatur arusal(keterbangkitan), atensi, dan emosi (raw emotion, yg belum dikuasai fungsi asosiasi)
  • Mengatur tonus otot dan koordinasi motorik
  • Mengatur fungsi saraf autonomi dan faal lainnya seperti siklus tidur, pencernaan, dan pembuangan.

to be continue

June 6, 2008 Posted by citamelani | Dunia Anak-anak | | 3 Comments

Pengenalan Terapi Sensory Integration( SI)1

Teori Sensory Integration (SI)mencoba menjelaskan pengaturan input sensorik dan kaitannya dengan pengaturan perilaku dan belajar (mengenai sejarahnya, bisa di lihat di salah satu link yg ada pada blog ini ). Teori ini dipakai sebagai salah satu metoda dalam menangani masalah perilaku dan belajar yang terkait dengan masalah sensorik dan praksis. Apa itu sensorik dan praksis? Ok, saya akan mencoba menjelaskan apa itu sensorik terlebih dahulu. Sensorik disini dimaksudkan sebagai input-input yang kita terima dari lingkungan, kita bilangnya enersi. Enersi tersebut diantaranya adalah cahaya, bunyi2an,kimia, gesekan,gravitasi, dan aktivitas otot. Input2 tersebut diterima oleh alat indera masing2 (reseptor khusus) misalnya :cahaya oleh mata. Setelah melalui reseptor khusus tersebut, kemudian diterima oleh batang otak sebagai pusat relay sensorik. Dan dilanjutkan kepada sistem limbik pada otak kecil yang berakhir di kulit otak (cortex cerebri sebagai pusat khusus dan asosiasi). Jadi input sensorik adalah sesuatu yang dapat merangsang alat indera khusus, contohnya cahaya hanya dapat merangsang retina yang terdapat pada mata,bila jari merabagaram akan terasa kasar, bila lidah menjilat garam akan terasa asin. Input sensorik dapat berasal dari tubuh kita sendiri : dari alat-alat dalam tubuh seperti lambung, bila kosong kita akan merasa lapar, dari otot-otot kita bila kita bergerak secara aktif, bila kita melakukan locomotion (berpindah tempat)atau berputar ditempat. Sedangkan input dari lingkungan adalah: visual, auditori, olfaktori (penciuman), sentuhan ke indra taktil, dan gaya tarik bumi. (penjelasan tentang input2 dan cara bekerjanya, nanti akan coba dijelaskan pada sesi 2)……

Ada 2 kata kunci dari penjelasan diatas yaitu PERILAKU dan BELAJAR kaitannya dengan Terapi SI yang berdasarkan Teori SI dalam upaya untuk menangani anak-anak defisit perilaku dan defisit Belajar. Masalah Perilaku dan balajar antara lain : Banyak bergerak, rentang perhatian pendek, masalah sosialisasi (cuek bila dipanggil), sulit belajar dari pengalaman, kurang mandiri (minta diantar, inginnya ditolong terus), masalah motorik (lari,loncat, tangkap bola, menggunting, mewarna, menulis), terlalu peka oleh sentuhan/suara/gerakan, sulit membedakan (tenaga utk menulis, menyentuh teman,tutup pintu, huruf b/d, ekspresi muka guru atau teman).

Asumsi belajar dan perilaku dalam pembahasan ini adalah, bahwa belajar adalah proses penting dalam hidup, perubahan perilaku yang menetap sebagai hasil dari pengalaman. Belajar dalam pengasuhan anak adalah perubahan positif pada perilaku anak. Belajar tidak terbatas pada hal-hal yang sekarang (mungkin) dianggap “keren” seperti mengenal warna, bentuk, nama benda, dsb (ini biasanya pada balita) tetapi ada kecerdasan yang paling utama yang perlu dikuasai yaitu KECERDASAN EMOSI sebagai tonggak perkembangan emosi yang akan menjadi tonggak bagi perkembangan kognisi.

Teori tentang belajar berdasarkan prinsip teori SI adalah PERKEMBANGAN OTAK YANG POSITIF MELALUI PENGALAMAN INTERAKTIF DENGAN EMOSI POSITIF (gembira, bermakna, dihargai, dan didukung)

to be continue

June 5, 2008 Posted by citamelani | Dunia Anak-anak | | No Comments Yet

Repotnya tanpa “mbak” di rumah

Mudah2an bukan termasuk keluh kesah sekedar share betapa repotnya melakukan pekerjaan domestik (rumah) tanpa kehadiran pembantu bagi wanita bekerja. Kadang2 kita akan menghargai sesuatu bila sesuatu itu telah hilang, pun demikian saya. Betapa lumayan besar jasa pembantu kita ternyata……so yg punya pembantu “awet” hargailah dia sebak-baiknya.

Aneh juga sih para mbak yang dulu kerja di rumah (soalnya dari awal nikah, beberapa kali ganti), mereka tidak kerasan kerja di rumah saya tuh karena “sepi”, “kurang kerjaan” so jadinya bengong and jadi kepikiran orang kampung (hah, ini ni yg dari kepala ku ga bisa ngerti, bukannya enak? ga ada yg ngawasin? bisa main/nonton tv/tiduran?)…..

Sepi disini karena semua penghuni rumah (saya, suami, anak) sudah akan pergi dari jam 7 pagi, biasanya ini waktu repot kita (saya& suami)dari mulai menyiapkan sarapan suami, anak, bekel sekolah anak karena sekolahnya full day, persiapan baju ganti anak karena seharian akan ada di luar (pulang sekolah jam 4 sore&dititipin di rumah neneknya ntar saya pulang kerja jam 7-an malam dijemput ). Yang paling repot adalah ritual bangunin anak dari jam 5 pagi, biasanya pekerjaan ini yg expert melakukannya adalah ayahnya, everyday musti bersiasat bagaimana supaya anakku mau cepat2 bangun dan mandi dgn senang hati tanpa menangis. Biasanya ayahnya akan bercerita panjang lebar atau mandi sambil pretendplay mandiin boneka dan anakku merasa ada teman mandi dan dia jadi happy, selsei? ngayal! masih harus ada cerita lagi supaya anakku itu mau sikat gigi dgn “ridho” nah kalo udah beres acara sikat gigi, baru akan terasa lebih ringan pekerjaannya yg tinggal pake baju.gampang?? hehe belumlah. mesti teuteup dibujuk supaya anakku mau rambutnya disisir. Repot ya, tapi gpp lah dalam upaya belajar menghargai anak (no paksa) supaya lama-kelamaan anakku mau melakukan itu dengan penuh kesadaran (lha iya lah anakku wkt januari lalu baru genap 3 tahun, jd sekarang ini hampir 3,5 tahn). Kasihan juga sih mesti sekolah playgroup dgn sistem fullday… tapi lebih kasihan lagi kalo di rumah hanya main2 dan di asuh pembantu (kalo pembantu ada). Nah emaknya mana (maksudnya saya..) saya kan kerja. koq tega???? (ntar aja kali dibahasnya byk faktor yg melatarbelakangi hal ini)…..Ups lupa, kalo ayahnya yg mandiin, dimanakah saya? ya buat sarapan utk semua sekaligus menu makan siang anakku utk di sekolah.

Nah apakah setelah itu udah bisa sarapan di rumah? hehe kita semua sarapannya lebih sering di mobil, so mobil jadi rumah ke dua kita (Dari mulai piring sampe bantal ada di sini). Biasanya pas jam 7 kita mesri udh berangkat dan semua keperluan diangkut ke mobil termasuk sarapan kita). eit…kesannya  kerjaannya cuma mandiin anak dan bikin sarapan ya??nah kalo sesimple itu mungkin mudah, mesti beres cuci piring yg semalam, nyuci baju plus ngejemur, beres2 rumah, belanja sayuran utk besok, kalo ada baju yg blum di setrika ya mesti saat itu disetrika juga. Pokoknya waktu ter-aman supaya jam 7 ready pergi itu,minimal jam 4 pagi mesti udh bangun. Sekolah anak saya mulainya jam 9 tapi dia mesti ke pool jemputan di daerah lodaya jam 8 teng udh disana (rumah saya daerah cimahi-an, sekolah anak saya di ujung berung), bayangkan juga bandung yg tiap pagi super macet.

Nah, curhatan saya adalah kalo ada pembantu, pekerjaan masak, nyuci dan beres2 plus ngangkut barang bawaan dan preparation nya bisa di delegasikan ke pembantu, kecuali pekerjaan mandiin anak. Yg bikin cape juga karena kita akan sampe di rumag paling pagi jam 8 malam (saya pulang kerja jam 6.30 malam) biasanya langsung ke ITB (kantor suami) nah dari sana jemput anak di mertua. Begitulah aktivitas “ritual” dari senin-jumat. Untungnya meski ga ada mbak. suami saya masih mau ikutan bantu2 so jadi teamwork yg solid deh tiap pagi : )

 

June 3, 2008 Posted by citamelani | dunia wanita | | No Comments Yet

Karena Saya Wanita

Karena saya dilahirkan sebagai wanita, sudah sewajarnya saya membela kaum saya…….

Karena saya wanita, sudah sewajarnya saya menyadari hak-hak dan kewajiban saya sebagai wanita….

Karena saya wanita, saya harus peka terhadap masalah-masalah kewanitaan…..

Aaah wanita, adalah makhluk yang diciptakan Allah sama derajatnya dengan laki-laki, perbedaan peran dan fungsi yang menjadikannya tampak beda. Tiap wanita yang ditakdirkan hidup (menikah)dengan laki-laki akan memiliki cerita yang (pasti) beda atau bahkan ada kemiripan.

Menjadi wanita dan menjadi isteri dari seorang laki-laki, menurut pengalaman saya ternyata berbeda. Menjadi wanita dalam kodratnya sebagai salah satu makhluk Allah S.W.T memiliki orientasi “menjadi pribadi”, tetapi menjadi isteri dengan peran dan fungsinya  sebagai  partner dari seorang laki-laki lebih orientasi ” kebersamaan, kesinambungan, dan pribadi menjadi tidak pribadi lagi” (bingung kan :) ????). Sungguh tidak heran bila ada seorang wanita yang rela “tetap” bertahan menjadi seorang isteri dari seorang laki-laki dalam keadaan “teraniaya”, apakah dia tidak berontak??? (pasti ingin!!!) tapi keadaan karena “kebersamaan” (mungkin) yg membuat dia bisa bertahan. Tapi…. sungguh saya ingin bilang, ” hargailah dirimu sendiri wahai wanita, nyatakan keinginanmu, sayangi dirimu….” setelah anda semua mampu melakukan itu, meski anda “teraniaya” anda masih bisa “tersenyum” meskipun hanya bisa dalam hati.

wallahu’alam

May 31, 2008 Posted by citamelani | dunia wanita | | No Comments Yet

Perkenalan dengan dunia autisme

autisme……ada yg tahu apa itu autis??????awalnya juga saya tidak tahu.Ajaib ya, saya pikir pasti banyak yg tidak tahu apa itu makhluk yg namanya autis, padahal sungguh banyak komunitas penyandang autisme (sst…jgn bilang penyakit ya, ntar banyak yg marah…dan memang kenyataannya autisme itu bukan penyakit tetapi gangguan perkembangan). Awal saya bekerja pada klinik terapi utk anak berkebutuhan khusus adalah dari teman yg punya teman lagi dan teman itu punya kakak seorang dokter anak yg sangat berdedikasi tinggi dalam menangani anak-anak ini “special need”(anak autis ini termasuk dalam kategori anak berkebutuhan khusus dan anak berkebutuhan khusus ini juga banyak macamnya). Bentuk terapinya adalah “play terapi dengan pendekatan sensory Integration” nah…nah utk jenis terapi ini ntar ya, saya ceritakan pada tulisan lain or temen-teman bisa baca langsung dari salah satu link yang ada pada blog saya ini.

Hari demi hari berganti, begitupun bulan bahkan tahun…semakin terbuka mata ini betapa autisme itu menjadi momok yg menakutkan bagi para orang tua. Bagaimana tidak, dari tahun ke tahun populasi autisme ini semakin bertambah, baik skala nasional maupun internasional. Sangat tidak seimbang dengan upaya untuk “mendidik” para autis ini. Ciri-ciri dari anak autis bisa disimpulkan menjadi tiga ciri besar (ini ada dalam DSM IV) yaitu : ada gangguan komunikasi baik verbal maupun non verbal, adanya gangguan interaksi sosial yang berat. Sulit memahami realitas sosial yang ada disekitar dia dan adanya minat yang terbatas atau perilaku yang terbatas.

Ok…..saya anggap teman-teman memahami ini, masalah terkini yang menjadi kendala buat anak autism ini adalah “pendidikan”. Banyak anak-anak dengan gangguan ini “di tolak” oleh pihak sekolah dgn alasan karena autism, padahal banyak sekali anak autisme dgn segala keterbatasannya memiliki intelegensi yang tinggi dan dia dgn “guide” khusus bisa dan mampu untuk bersaing dgn anak-anak “normal”. Kebutuhan yg mendesaknya adalah semakin diperbanyak sekolah inklusi yg “tepat”, kenapa saya bikin tanda petik???? kanyataan yg ada ,banyak sekolah yg bilang …”ini sekolah inklusi” tetapi kenyataan di lapangan, anak-anak ini mendapat perlakuan yg diskriminatif. So…gimana ni teman-teman di dunia pendidikan????maukah anda semua menolong anak-anak ini untuk mendapatkan hak nya dalam dunia pendidikan????

wallahu’alam

May 29, 2008 Posted by citamelani | Dunia Anak-anak | | 1 Comment